berita

4 tahun Call Center Berhasil Layani 54 Ribu Pasien

Parepare_memasuki tahun ke empat, Layanan kesehatan Call Center 112 telah berhasil memberikan pelayanan pada 54ribu pasien.
“sampai tahun ini Call centre telah memberikan pelayanan pada 54ribu orang, baik emergency, jumat peduli dan layanan antar jenasah secara gratis,” jelas Yamin.

Hal tersebut disampaikan Dr.Yamin pada acara Syukuran Milad ke Empat Layanan Kesehatan Call Centre 112 di Barugae Rumah Jabatan Wali Kota Parepare. Rabu (10/24)
Dr. Yamin menambahkan di depan Wali Kota Parepare DR.HM Taufan Pawe syukuran yang digelar ini untuk memperingati hari ulang tahun Call Centre yang jatuh pada 24 Oktober 2018.
keberhasilan dan eksistensi Call center 112 dalam memberikan pelayanan dijelaskan Dr.Yamin dikarenakan ditunjang 71 tenaga medis yang berasal dari puskesmas dan rumah sakit Andi Makkasau.“selain 71 tenaga medis Call Centre juga ditunjang 11 armada,” jelas Yamin.

Dalam sambutannya Wali Kota Parepare menyampaikan apresiasinya kepada seluruh petugas Call Centre yang tetap semangat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Parepare.“Proses pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti karena itu adalah hak dasar,” Jelas Taufan Pawe dalam sambutannya.

Taufan menambahkan, program layanan kesehatan Call Centre merupakan program unggulan dan untuk menjaga eksistensi Call Centre 112, Wali Kota Parepare telah menggelontorkan dana untuk membangun kantor layannan terpadu yang didalamnya selain Call Centre juga ada Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Taufan diakhir sambutannya memberikan apresiasi atas keberhasilan yang telah diraih baik secara regional maupun secara nasional.
“kemarin kita berhasil masuk Top 99 Inovasi pelayanan publik dan alhamdulillah sekarang kita mamsuk dalam 40 besar dan akan mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden RI,” jelas Taufan.

Selain dihadiri Wali Kota Parepare, Sykuran milad ke empat Call Centre juga dihadiri langsung Wakil Walikota terpilih periode 2018-2023 dan Sekda Kota Parepare.

March 26, 2019 / by / in berita
Satu-satunya di Sulawesi, Parepare Raih Anugerah Eka Pratama
JAKARTA — Kota Parepare meraih penghargaan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) berkelanjutan dari Kementerian Kesehatan RI.Anugerah bertajuk Eka Pratama itu menjadikan Parepare satu-satunya daerah di Sulawesi yang mendapatkan penghargaan tersebut.
Penghargaan diserahkan Menteri Kesehatan Dr dr Nila F Moeloek kepada Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe di Auditorium Siwabessy Gedung Prof Sujudi Kemenkes RI, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis, 18 Oktober 2018.
Daerah yang meraih anugerah adalah satu provinsi yakni Yogyakarta dan 23 kabupaten/ kota se-Indonesia, termasuk Parepare.Wali Kota Taufan Pawe mengungkap rasa syukur dan kebanggaannya usai menerima penghargaan ke-127 jelang lima tahun pemerintahannya.
“Alhamdulillah, terima kasih semua, kita kembali mendapat penghargaan dari Kemenkes sebagai Kota Sanitasi satu-satunya di Sulawesi,” kata Taufan Pawe usai menerima penghargaan.
Kepala Dinas Kesehatan Parepare, dr HM Yamin mengungkapkan, Parepare menjadi satu-satunya penerima anugerah STBM berkelanjutan di Pulau Sulawesi.
“Yang diraih ini adalah anugerah Eka Pratama, pilar pertama STBM. Parepare telah mencapai 100 persen akses ODF (open depecation free) dan pertama di Indonesia timur,” ungkap dr Yamin di sela-sela penerimaan penghargaan.
Dr Yamin menambahkan, lima indikator sehingga Parepare berhasil mendapatkan penghargaan itu.“Indikatornya ada lima, dan harus menjadi pola pembiasaan bagi masyarakat. Yakni tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan limbah rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, dan pengamanan air limbah rumah tangga,” papar dr Yamin.
March 23, 2019 / by / in berita
Wali Kota Parepare Wakafkan Gajinya Untuk Pembangunan Sekolah Tahfidz DDI Ujung Lare

PAREPARE_Sejak menjabat sebagai Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe telah menyumbangkan gajinya untuk pembangunan keagamaan. Ini disampaikannya saat menghadiri pembukaan Seminar Penganugrahan gelar Pahlawan Nasional AGH Ambo Dalle, di Auditorium IAIN Parepare, Jumat (26/10/2018).

Pada kesempatan itu, Taufan mengaku, dua tahun terakhir masa periode pertam menahkodai Kota Parepare, gajinya sebagai Walikota disumbangkan untuk pembangunan rumah tahfidz Qur’an.

“Sebelumnya gaji saya tahun pertama hingga tahun ketiga saya sumbangkan untuk pembangunan Kantor MUI Parepare. Kali ini gaji tahun keempat dan kelima saya sumbangkan untuk pembangunan rumah tahfids quran ini,” jelasnya.

Taufan pun mengatakan, Pemkot Parepare terus menggenjot program yang berkiblat kepada agama dan umat guna mewujudkan Parepare sebagai kota santri dan kota ulama.

“Kita terus berupaya membangun masyarakat beragama,” ujar dia.

Juga tak mau ketinggalan, Gubernur SUlsel Prof Nurdin Abdullah untuk pembangunan sekolah Tahfidz menyumbangkan uang sebesar 300 juta.

“pemerintah Propinsi SUlsel juga tidak mau ketinggalan memberikan kontribusi pembangunan sekolah Tahfidz, saya menyumbangkan 300 juta,” beber Bupati Bantaeng dua periode ini.

Sementara, Ketua Panitia Seminar Penganugrahan gelar Pahlawan Nasional AGH Ambo Dalle, Hannani Yunus menyampaikan terima kasih semua pihak yang telah ikut menginisiasi.

“Terima kasih pak Gubernur Sulsel, terima kasih kepada Prof Hamka membantu dana Rp 10 juta DPW PDIP Rp 20 juta dan Rektor IAIN Parepare yang telah membantu Rp 1 juta dalam penyelenggaraan acara ini,” terang Hannani.

March 22, 2019 / by / in berita